Ads Top

PERJANJIAN YANG BARU OLEH DARAHNYA

( Baca Lukas 22 : 20 ).

Kita senang dengan sesuatu yang baru. Baju, rumah, mobil dan hal-hal yang lain. Mengapa? Karena segala yang baru adalah yang terbaik. Tuhan Jesus dalam perjamuan yang terakhir dengan murid-muridnya mengungkapkan bahwa cawan yang mereka minum adalah “Perjanjian baru” oleh darahnya. Melalui darah Yesus Allah menjadikannya sebagai materai dari perjanjian yang baru antara Allah dengan umat-Nya.

I.    Peringatan yang baru perihal Jesus ( 1 Kor 11 : 23 – 24     )
23)    Sebab apa yang kuteruskan kepadamu, telah aku terima dari Tuhan yaitu bahwa Tuhan Jesus pada malam waktu Ia diserahkan mengambil hati”
24)    dan setelah itu lalu Ia mengucapkan syukur atasnya, Ia memecah-mecahkannya dan berkata : Inilah tubuhku yang diserahkan bagi kamu, perbuatlan ini jadi peringatan akan aku,”

Bagaimana caranya mereka mengingat Jesus ?
-    Tanpa ragu, mereka mengingatnya saat ia menyembuhkan, berkhotbah, mengajar di bukit dan berjalan di pantai serta berada di perahu.
-    Tetapi cara yang baru untuk mengingat Dia yaitu Ia mati bagiku. Ia mengasihi aku ( Jah 3 : 16 )

II.    Tanggung Jawab yang baru
•    Setiap kita makan perjamuan suci biarlah kita ingat tanggung jawab yang baru yaitu menjadi saksinya di Jarusalem, Judea dan Samaria  sampai ke ujung bumi.
•    Ia pergi kesorga supaya Roh Kudus datang membantu kita melaksanakan tanggung jawab baru yaitu menjadi saksi-Nya

III.    Persekutuan yang baru
•    Tuhan menyebut perjanjian yang baru, menunjuk kepada persekutuan dengan Dia
-    Dahulu, orang bersekutu dengan Tuhan Jesus melalui Hukum Taurat sekarang melalui kasih.
-    Dahulu, orang bersekutu dengan Tuhan Jesus melalui upacara sekarang melalui iman

Sumber:
Khotbah Pdt. JR Simanjuntak, MA dalam Kebaktian Umum GSJA KEMULIAAN, 04 November 2012

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.