Created (c) by Princexells Seyka (Princelling Saki)

Minggu, 29 Januari 2012

JEMAAT YANG MEMBERITAKAN INJIL | 1 KORINTUS 9:16

Do you want to share?

Do you like this story?

1 Kor 9:16 "Karena jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil."

Injil berarti kabar baik mengenai keselamatan di dalam Yesus Kristus. Dan Injil ini harus kita beritakan kepada segenap umat manusia yang belum pernah mendengarkan berita Injil

Pada saat ini kita akan merenungkan bersama, mengapa setiap jemaat memberitakan Injil:

1. Memberitakan Injil adalah keharusan bagi setiap orang percaya, 1 Kor. 9:16

Salah satu gambaran dari hubungan Kristus dengan orang percaya yaitu tuan dengan hamba. Kristus adalah Tuan dan kita (setiap orang peracaya)adalah hamba, yaitu hamba dari Kristus, Kol. 3:24b

Menyadari hal ini, maka Sang Tuan member perintah kepada kita hamba-hambaNya supaya kita memberitakan Injil Kristus dan itu adalah keharusan. Tugas seorang hamba hanyalah melakukan apa yang diperintahkan oleh tuannya. Itu sebabnya memberitakan Injil merupakan keharusan.

Berarti memberitakan Injil bukan pilihan, (kalau kita suka baru memberitakan Injil, kalau tidak suka kita tidak memberitakan Injil) melainkan keharusan. Kita suka atau tidak suka, kita mau atau tidak mau, kita senang atau tidak senang kita harus memberitakan Injil.

2. Kita celaka jika tidak meberitakan Injil, 1 Kor. 9:16

Arti  “celakalah” aku jika tidak memberitakan Injil:

1. Aku tidak terpilih lagi: ditolak, seperti jaman Yehezkiel, ada bait Allah namun menyembah berhala
2. Tidak terpakai lagi, ada hadir, namun tidak berguna: dibuang, pernah dipakai, namun tidak terpakai lagi. Supaya dipakai – ada harga yang harus dibayar
3. Tidak berhasil, karena tanpa tujuan, berlari-lari tanpa pahala: ditenggelamkan, karena keteledoran
4. Tidak bertahan, tidak ada sesuatu yang dipertahankan: dimuntahkan, sama seperti jemaat di Laodikia, tidak dapat dinikmati

Jika kita tidak memberitakan Injil maka kita celaka, artinya kita tidak terpilih lagi, tidak terpakai lagi, tidak berhasil, dimuntahkan (Allah tidak menikmati kehidupan kita)

Jadi beritakanlah Injil.

3. Jika tidak memberitakan Injil, maka kita dapat disebut orang paling jahat

Bayangkanlah ada seorang yang sudah sakit kanker stadium 4, kita punya obat yang sangat manjur tetapi kita tidak mau memberikannya, dan akhirnya orang tersebut meninggal. Maka kita dapat disebut orang yang paling jahat.

Demikian juga halnya dengan keluarga, teman-teman yang kita kasihi belum percaya dan menerima Tuhan Yesus di dalam hidup mereka, mereka sedang mengalami sakit kanker rohani stadium 4, sewaktu-waktu mereka dapat meninggal dan masuk ke neraka selama-lamanya. Kita tahu dan punya obat yang menjur supaya mereka sembuh dari sakit kanker rohani stadium 4 tersebut, tetapi kita tidak pernah memberitahukannya kepada mereka. Bukankah kita merupakan orang yang paling jahat bagi teman-teman dan keluarga kita itu?

Seandainya kita ada di surga dan mereka di neraka, mereka melihat kita dan akan berkata: “kamu keterlaluan, tidak pernah memberitahukan kepada saya bahwa ada cara supaya saya tidak perlu ada di neraka ini selama-lamanya”.

Oleh sebab itu maril kita mulai sekarang berdoa dan memberitakan Injil.


4. Jika ada satu orang bertobat, menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya secara pribadi maka seisi sorga bersukacita, Luk. 15:1-7; 15:8-10

Yang membuat Allah dan seisi sorga bersukacita ialah ketika ada seorang berdosa diselamatkan oleh karena ada seorang percaya memberitakan Injil Yesus Kristus kepadanya.

YOU MIGHT ALSO LIKE

2 Comments:

historylover mengatakan...

Memberitakan Injil, apa standar minimum informasi yang diberitakan? Palng efektif adalah penggunaan media massa.

Tetapi apakah semua injil dari semua gereja Kristen sama isinya?

Apa dasar yang anda gunakan sehingga percaya bahwa orang-orang yang percaya akan "masuk Sorga"?
a. Ngapain di sorga?
b. Adam diciptakan di bumi, ujungnya ditepkan di sorga?
c. Dalam ajaran Yahudi, bahwa TUHAN menjanjikan Dunia yang akan datang dan itu bukan sorga. Jadi Injil yang orang Kristen sampaikan injil dari mana apakah dari Yeshua ha Mashiakh atau dari Kristos-Kristos Yunani?

KERAJAAN SORGA di BUMI, "DI BUMI SEPERTI DI SURGA", "DI ATAS TAHTA DAUD", "KARENA DI SION LAH PENGAJARAN dan FIRMAN TUHAN" itu kata Kitab Injil YESAYA, setuju?

Hati-hati dengan Injil Orang Kristen (pengikut Kristos)

historylover mengatakan...

Memberitakan Injil, apa standar minimum informasi yang diberitakan? Palng efektif adalah penggunaan media massa.

Tetapi apakah semua injil dari semua gereja Kristen sama isinya?

Apa dasar yang anda gunakan sehingga percaya bahwa orang-orang yang percaya akan "masuk Sorga"?
a. Ngapain di sorga?
b. Adam diciptakan di bumi, ujungnya ditepkan di sorga?
c. Dalam ajaran Yahudi, bahwa TUHAN menjanjikan Dunia yang akan datang dan itu bukan sorga. Jadi Injil yang orang Kristen sampaikan injil dari mana apakah dari Yeshua ha Mashiakh atau dari Kristos-Kristos Yunani?

KERAJAAN SORGA di BUMI, "DI BUMI SEPERTI DI SURGA", "DI ATAS TAHTA DAUD", "KARENA DI SION LAH PENGAJARAN dan FIRMAN TUHAN" itu kata Kitab Injil YESAYA, setuju?

Hati-hati dengan Injil Orang Kristen (pengikut Kristos)

Poskan Komentar

Silahkan Meninggalkan Komentar Anda.
Kami akan menghapus komentar yang bersifat spam, jorok, kasar, pornografi, dll.

Advertisements

Advertisements