Ads Top

KEBERHASILAN MEMERLUKAN SATU POLA


Aku suka melakukan kehendak-Mu ya Allahku, Taurat-Mu ada dalam dadaku. Maz. 40: 9

GSJA KEMULIAAN | KEBERHASILAN MEMERLUKAN SATU POLA
Tidak dapat disangkal bahwa untuk meraih keberhasilan, kita memerlukan contoh dan pola. Di samping Allah adalah contoh dan pola yang agung, kita dapat juga jadikan orang-orang di sekitar kita sebagai contoh dan teladan dalam meraih keberhasilan. Ayah dan ibu di rumah, guru di sekolah, pendeta di gereja dan orang-orang yang berhasil yang kita jumpai dalam masyarakat. Ada juga tokoh Alkitab yang dapat dijadikan pola dan contoh, salah satunya adalah Daud, yaitu “melakukan kehendak Allah dan firman-Nya, aku suka melakukan kehendak-Mu ya Allahku, Taurat-Mu ada dalam dadaku” (Maz. 40: 9).

Mari kita simak beberapa tokoh Alkitab yang dapat kita jadikan pola hidup untuk meraih keberhasilan.

I.    POLA HIDUP BEBERAPA TOKOH ALKITAB PERJANJIAN LAMA

Pola pertama adalah Musa.

1. Taat pada panggilan Allah, walaupun mula pertama menolak.
Siapakah aku ini, maka aku akan menghadap Fir’aun dan membawa Israel dari Mesir. (Kel. 3: 11). Ah, Tuhan. Aku tidak pandai bicara. Dulu pun tidak. Aku berat mulut dan berat lidah. (Kel. 4: 10).
Bersedia menerima saran dan kritik.
2. Musa mendengar nasihat mertuanya, Jetro.
Dan dilakukan segala yang dikatakannya. (Kel. 18: 24).
3. Dia mendelegasikan tugas dan memilih orang-orang yang takut akan Tuhan.
Tempatkanlah di antara bangsa itu pemimpin 1000 orang, pemimpin 100 orang, pemimpin 50 orang dan pemimpin 10 orang. Perkara-perkara besar biarlah dihadapkan kepadamu, sedangkan perkara-perkara kecil diadili mereka sendiri, sehingga mereka turut menanggungnya. (Kel. 18: 21-22).
4. Paling lembut hatinya di muka bumi. (Bil.          )

Pola kedua adalah Joshua

1. Ia memiliki kekuatan rohani yang kuat.
Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, jangan kecut dan tawar hati. Tuhan menyertai engkau ke mana pun engkau pergi. (Jos. 1: 9).
2. Ia merenungkan hukum Taurat senantiasa.
Bertindaklah hati-hati, sesuai hukum yang telah kuperintahkan kepadamu. Jangan menyimpang ke kiri dan ke kanan, supaya engkau beruntung, ke mana pun engkau pergi. (Jos. 1: 7-8).
3. Ia setia pada Allah sampai akhir hidupnya.
Matilah Joshua ketika berumur 140 tahun dan dikuburkan di tempat milik pusakanya, di pegunungan Effrain. (Yesaya 24: 29-30).

Pola ketiga adalah Daud 

1. Hatinya selalu terbuka bagi nasihat dan teguran.
Daud berkata kepada Natan, aku sudah berdosa kepada Tuhan dan Natan berkata kepada Daud, Tuhan telah menjauhkan dosamu itu, engkau tidak akan mati. (II Sam. 12: 3).
2. Hatinya rindu untuk berjalan di hadapan Allah tanpa cela dan juga hatinya gampang hancur luluh.
3. Hatinya rindu bersaksi perihal kemurahan Allah, tidak takut terhadap apapun dan rendah hati. 

GSJA KEMULIAAN | KEBERHASILAN MEMERLUKAN SATU POLA
II.    POLA HIDUP PERJANJIAN BARU

Tokoh pertama adalah Yesus Kristus 

1. Tuhan Yesus bangun pagi-pagi
Pagi-pagi benar waktu hari masih gelap, Dia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa. (Mark. 1: 35).
2. Tuhan Yesus mendelegasikan.
Yesus berdoa dan mengucapkan berkat dan memecah-mecahkan roti dan diberikannya kepada murid-muridnya. Lalu murid-muridnya membagikannya kepada orang banyak itu. (Mat. 14: 19).
3. Tuhan Yesus berpegang teguh pada rencana hariannya. (Joh. 11: 7-8).
4. Tuhan Yesus tidak membuang waktu memikirkan apa kata orang tentang dirinya dan tidak membiarkan hatinya dikuasai oleh kebencian. (Mark. 14: 43-50).

Tokoh kedua adalah Rasul Paulus 

1. Ia memiliki rendah hati.
Hendaklah rendah hatimu yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari diri sendiri, tidak mencari kepentingan sendiri atau pujian yang sia-sia. (Filippi 2: 3).
2. Ia memiliki semangat dalam menghadapi segala tantangan.
Hendaklah kerajinanmu jangan kendor. Biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan. (Rom. 12: 11).
3. Bertanggung jawab dalam tugas.Ia tidak pernah melalaikan tugasnya. Ia mengajar baik di muka umum dan perkumpulan di rumah-rumah. (Kis. 20: 20).


Sumber :
Khotbah Pdt. JR Simanjuntak dalam Kebaktian Raya Malam GSJA KEMULIAAN, Minggu 8 Agustus 2010

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.