Ads Top

SIAP ATAS MASALAH YANG BARU

"Siap atas masalah yang baru", ini adalah sebuah kalimat yang mungkin bagi sebagian dari kita  tidak menyukainya. Mereka berkata; "jangankan masalah yang baru, yang lama aja masih ada dan belum terselesaikan, bagaimana mungkin siap untuk masalah yang baru"? Ya, itu manusiawi sekali dan sangat masuk akal, namun jika kita kembali menelusuri perjalanan iman kita, ternyata sepertinya Tuhan tidak mengijinkan kita untuk hidup santai dan lepas dari masalah, pasti ada saja yang akan terjadi dalam hidup kita. mungkin itu masalah suami-isteri, anak, pekerjaan, keuangan, dll.

Namun luar biasanya, ketika kita ada dalam kondisi demikian, Dia selalu mengudang kita untuk datang kepadaNya, dan Dia akan memberi kelegaan yang tiada tara kepada kita. sebuah kelegaan yang tidak pernah terpikirkan oleh kita dan yang tidak dapat diberikan oleh siapapun selain Dia. itu sebabnya Dia menjamin kelegaan itu.


Kalau kita membaca ayat  Matius 11 : 28-30,  bukankah kita menemukan sesuatu yang tidak pernah terpikirkan oleh kita selama ini, yaitu bahwa ketika Tuhan memberikan kelegaan itu, Ia kembali menyuruh kita untuk memikul sebuah tanggung jawab - masalah yang lebih besar - bahkan Dia katakan supaya kita belajar dariNya, dari Yesus yang nota bene adalah Putra Allah yang memiliki kuasa yang mungkin menurut saudara bahwa karena Dia adalah Allah sendiri pasti lah sanggup menyelesaikan apapun.

Pemikiran ini keliru, Dia berkata bahwa kita akan dapat melakukan jauh melebihi apa yang pernah dilakukan oleh Yesus ketika Ia bersama para muridNya (Yoh 14:12), itu berarti bahwa apapun masalah yang kita hadapi sekarang itu pasti terselesaikan sesuai dengan waktuNya bagi kita. Dan bersiaplah bahwa masalah yang baru yang akan semakin mendewasakan karakter, iman serta keseluruhan pribadi kita, akan segera datang. namun di atas semua itu jangan lupa Ia terus mengundang saudara untuk mendapatkan kelegaan, jalan keluar sesuai kehendakNya bagi saudara.

Bersiap-siaplah Dia akan melakukannya.

God Bless You
Pdt. Jonner Sirait, MA

2 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.