Ads Top

KEHIDUPAN YANG TAMPIL BEDA

KELUARAN 2:1-10

Dunia dimana kita berada sekarang, jahat. Bacalah Koran, lihat dan dengarkanlah berita di media elektronik semuanya membicarakan tentang kejahatan yang terjadi.

Walau agak berbeda, dunia di mana Yokhebed berada juga jahat, bahkan sangat jahat: bangsa Israel ditindas secara kejam, setiap anak-anak lelaki harus dibunuh. Di tengah2 situasi seperti itulah Yokhebed melahirkan anaknya yang ke tiga, Musa.

Apa yang dilakukan Yokhebed? Ia menampilkan suatu kehidupan yang berbeda:

1.    Yokhebed memiliki kehidupan yang berani,
Yokhebed memutuskan untuk menyembunyikan bayinya dan bukan membiarkannya terbunuh, ini menunjukkan keberanian seorang wanita dalam menghadapi masa sulit sekalipun nyawanya menjadi taruhannya. Karena ia memelihara bayi itu maka dengan demikian Yokhebed sedang memberikan bayi itu untuk dipakai oleh Allah

2.    Yokhebed memiliki kehidupan yang kreatif
Yokhebed membuat keranjang dari daun pandan, memakainya dengn gala-gala dan ter, dan kemudian meletakkan bayinya di dalamnya supya bayi itu tetap hidup sementara ia menaruhnya terapung di sungai Nil.
Ini menjelaskan bahwa Yokhebed memiliki kehidupan yang kreatif. Tidak menerima keadaan begitu saja. Akibatnya Tuhan menyatakan pertolongan-Nya dengan mengirimkan Putri Firaun tepat pada waktunya. Bisa dibayangkan seandainya Putri Firaun perutnya sakit dan ia tidak sungai Nil.

3.    Yokhebed memiliki kehidupan yang penuh tanggung jawab
Dengan pengaturan Tuhan Yang Maha Kuasa, Yokhebed akhirnya memiliki waktu untuk mengasuh dan memelihara Musa walau waktnynya sangat singkat.

Tetapi di dalam waktu yang singkat itu, Yokhebed memelihara, merawat serta mendidik Musa dengn penuh kasih. Yokhebed menjalankan tanggung jawabnya sebaik mungkin, ia sadar waktu tidak sepenuhnya menjadi miliknya, sewaktu2 Musa bisa diambil dari hidupnya. Jadi ia mempergunakan waktu sebaik mungkin.
Marilah belajar dari kehidupan Yokhebed yang memiliki kehidupan yang penuh tanggung jawab.

4.    Yokhebed memiliki kehidupan yang percaya
Setelah Yokhebed bertindak dengan berani, kreatif dan memberikan pemeliharaan terhadap Musa anaknya dengan penuh tanggung jawab, Yokhebed kemudian memberikan Musa kepada Putri Firaun dan selanjutnya Musa tinggal di istana Firaun yang tidak menyembah kepada Tuhannya Israel.

Yokhebed menaruh kepercayaannya kepada Tuhan dan ia yakin sepenuhnya bahwa Tuhan Allah sanggup memelihara Musa dan menuntun Musa di jalan yang sudah dirancang Allah bagi Musa.

Kesimpulan:
Walau dunia disekitar kita jahat: mungkin suami jahat, anak2 jahat, teman2 sekantor jahat tetap jadilah seperti Yokhebed yang menampilkan kehidupan yang dikehendaki oleh Allah:
Ia berani, kreatif, bertanggung jawab dan percaya.


Khotbah KW – GSJA Kemuliaan 10 Oktober 2008

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.