Ads Top

Tanpa Jesus Tidak Ada Natal Dan Keselamatan

Luk. 2 : 6 - 7

Harus diakui oleh kita dan seluruh dunia bahwa tanpa Tuhan Jesus tidak ada Natal. Seluruh dunia mengakui kelahiran Jesus melalui nyanyian Natal dekorasi dan pohon Natal dunia merayakan Natal. Bahkan sejarah dunia mencatat tentang kelahiran Tuhan Jesus.

I.    KELAHIRANNYA DINUBUATKAN.
•    Kelahirannya dinubuatkan kira-kira 700 tahun sebelum dia lahir. Seorang perempuan muda akan mengandung dan melahirkan seorang anak dan menamai Dia Immanuel (Yes. 7 : 14). Lambang pemerintahan ada diatas bahunya disebut juga Dia penasehat ajaib Allah yang perkasa serta kekuasaannya tidak berkesudahan ( Yes. 9 : 5-6).
•    Kelahirannya ajaib serta mukjijat karena lahir dari seorang perawan Maria yang masih bertunangan dengan Jesus ternyata dia mengandung dari roh Kudus (Mat. 1 : 18).
•    Tempat kelahirannya pun sudah direncanakan oleh Allah di Betlehem Efrata yang akan memerintah Israel (Mik. 5 : 1).
II.    TUJUAN KEDATANGANNYA DINUBUATKAN
•    Untuk melakukan kehendak Allah. Dia dengan sukarela menerima beban yang ditaruhkan diatasnya dan berkata Tuhan jika sekiranya cawan ini lalu dari padaku tetapi bukan kehendakku tetapi kehendakmulah yang jadi (Mat. 26 : 39)
•    Untuk menggenapi rencana Allah. Tuhan Jesuslah harga keselamatan secara utuh harus dibayar. Dia tertikam karena perbuatan kita dan diremukkan karena kejahatan kita ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita (Yes. 53 : 5).

III.    KEMATIANNYA SUDAH DINUBUATKAN
•    Kematiannya sudah dinubuatkan dan itu terjadi 700 tahun sebelum ia lahir. (Yes. 53 : 1-12).
•    Tujuan kematiannya adalah karena tanpa darahnya yang tercurah tidak ada pengampunan atas dosa manusia (Ibr. 9 : 22)
•    Kuasa kematiannya luar biasa. Ia mengampuni penjahat disisinya dikayu salib melalui kematiannya. Ia memberi pengampunan kepada semua orang (Luk. 23 : 43 – 46).

IV.    KEMULIAAN YANG IA MILIKI
•    Tuhan Jesus telah naik ke sorga dan duduk disebelah kanan Allah Bapak. Jesus telah menyelesaikan pekerjaan keselamatan. Kini dia dimulyakan dan saatnya menunggu dimana musuh-musuhnya jadi tumpuan kakinya (Ibr. 10 : 12).
•    Kemuliaan yang sama diberikan kepada orang percaya yang setia. Aku telah mengakhiri pertandingan dan mencapai garis akhir. Telah sedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan Tuhan kepadaku dan kepada semua orang yang merindukan kedatanganNya ( 2 Tim 4 : 7-8).
•    Hendaklah kamu setia sampai mati aku akan menganuniakan kepadamu mahkota kehidupan (Wah. 2 : 10/b).






Khotbah Kebaktian Raya, 06 Des 2009 Oleh: Pdt. JR Simanjuntak, MA

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.