Ads Top

NATAL MERUPAKAN PENGABDIAN DAN PELAYANAN KEPADA TUHAN


LUKAS 1:26-38

Perayaan natal merupakan suatu kegiatan ibadah yang diliputi dengan suasana penuh sukacita atau gembira. Tetapi dalam suasana penuh gembira itu hendaknya kita  tetap memahami bahwa natal dan perayaannya merupakan pengabdian dan pelayanan atau tugas kepada Tuhan,  bukannya pengabdian  dan pelayanan kepada manusia  atau kepada kepentingan kita sendiri.

Nats yang kit baca ini merupakan kisah pemberitahuan tentang kelahiran Yesus oleh Malaikat Tuhan kepada Maria. Sikap Maria terhadap informasi dari Malaikat Tuhan kepada Maria dapat menjadi pelajaran yang sangat indah bagi kita mengenai pengabdian dan pelayanan kita kepada Tuhan

Pada saat ini kita kita akan belajar mengenai pengabdian dan pelayanan kepada Tuhan melalui kisah natal yang melibatkan pribadi Maria.

1.    Pelayanan itu berasal dari Tuhan


a.    Kita harus memahami bahwa Tuhanlah memberikan pelayanan atau tugas kepada kita, seperti kepada Maria:
-    Ay. 31 : engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki…
hendaklah engkau menamai dia Yesus
-    Ay. 35 : anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.
-    Pelayanan atau tugas yang diterima Maria yaitu bahwa ia akan mengandung dan melahirkan serta memberikan seorang nama yaitu Yesus kepada anak laki-laki yang dilahirkan.
-    Sebenarnya nama yang kita berikan kepada suami, istri, anak, gereja, kota, bangsa, pemerintahan, tempat pekerjaan kita dll, juga merupakan bagian dari pelayanan atau tugas.
b.    Pelayanan atau tugas yang diberikan Tuhan kepada kita adakalanya bersifat alami dan adikodrati atau supranatural. ay. 34
-    Dalam hal ini Maria, menerima tugas atau pelayanan adikodrati yaitu Maria akan mengandung dan melahirkan padahal ia masih perawan dan belum bersuami, ay.34
c.    Tuhanlah yang akan menyatakan kuasa-Nya sehingga kita bisa melakukan pelayanan atau tugas dari Tuhan yang kita terima, ay. 37

2.    Tuhan memilih orang yang mau dipakai-Nya
a.    Untuk pelayanan atau tugas tertentu dibutuhkan kwalifikasi yang tertentu pula. Dunia melakukan hal itu dan sebenarnya dunia belajar dari Allah. Allah memilih orang yang mau dipakai-Nya, yang memenuhi satandard-Nya dan standar Allah berbeda dengan dunia.
-    Allah memilih Maria: seorang penduduk kota Nazaret, seorang perawan, bertunangan dengan Yusuf darai keluarga Daud, bernama Maria, ay. 26-27
-    Allah memilih Daud, 1 Sam. 16:6-13
b.    Manusia kerap kali memilih orang-orang yang berpenampilan secara lahiriah seperti Nabi Samuel, tetapi Tuhan lebih mengutamakan hati.

3.    Pelayanan atau suatu tugas dipercayakan kepada orang yang disayangi/dikaruniai Tuhan, ay. 28,30
a.    Tuhan menyerahkan tugas atau pelayanan kepada Maria sebagai orang yang dikarunia Tuhan dan beroleh kasih karunia Tuhan
-    Terjemahan lain dari kata “dikaruniai” di dalam ay. 28 yaitu sangat disayangi, sangat disenangi.
-    Terjemahan lain dari kalimat “engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah” di dalam ay. 30  yaitu “engkau disenangi di hadapan Allah.”
-    Jadi Maria dipercayakan pelayanan atau tugas oleh Allah karena Allah sangat sayang dan sangat senang kepada Maria.
b.    Ketika kita diberi tugas atau pelayanan, kita harus mengerti bahwa kita beroleh kasih karunia Tuhan di dalam hidup kita atau kita  sangat disenangi dan sangat sayang oleh Tuhan.

4.    Pelayanan atau tugas dari Tuhan haruslah kita terima dengan sikap hati yang rela dan penuh penyerahan diri, ay. 38
a.    Ungkapan Maria di dalam ay. 38 menjelaskan bahwa Maria menerima pelayanan atau tugas dari Tuhan yang disampaikan malaikat kepadanya dengan rela dan penuh penyerahan diri sebagai seorang hamba Tuhan bukan hamba malaikat yang menyampaikan pesan.
-    Di dalam melakukan tugas atau pelayanan tersebut tentulah ada tantangan dan pergumulan tetapi juga ada sukacitanya.
-    Perempuan mana  yang tidak bersukacita ketika Allah meminjam dan memakai rahimnya untuk proses kelahiran Sang Juruselamat? Hal yang sama dialami oleh Maria.
-    Tetapi Maria juga mengalami pergumulan dalam mengemban tugas pelayanan tersebut: ia diolok-olok karena mengandung padahal belum bersuami, proses lahirnya Sang bayi Juruselamat juga penuh pergumulan – tidak ada rumah penginapan, setelah Sang bayi Juruselamat lahir mereka beberapa kali harus pindah untuk menghindari rencana pemubunuhan terhadap bayi Yesus.
b.    Ketika kita diberi pelayanan atau tugas oleh Tuhan melalui “malaikat” kita, kita harus menerimanya dengan gembira dan senang hari serta melakukannya dengan penuh tanggung jawab dan pnuh penyerahan diri. Karena walau ada tantangan tetapi pasti ada sukacita dan berkat yang luar biasa dari Tuhan.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.