Ads Top

BAGAIMANA TERLEPAS DARI IKATAN MAMON

Sambungan artikel : TERLEPAS DARI IKATAN MAMON



Dengan pertolongan Tuhan kita perlu menjawab kebutuhan ini, saya ingin membagikan cara-cara seseorang melepaskan diri dari iktan mamon.  Tips ini saya ambil dari beberapa sumber buku-buku yang baik untuk diterapkan, lebih lagi Alkitab sebagai Firman Allah yang menjadi dasar kehidupan Kristen.

A.    Melihat Uang menurut pandangan Alkitab.
Sesuai dengan Matius 6:21, janganlah kita meletakkan uang di dalam hati kita, sebaliknya biarlah Tuhan yang tinggal di hati kita dan menjadi Tuhan atas hidup kita. Biarkan Tuhan menjadi gudang persedian seluruh keperluan-keperluan kita, tempat persediaan yamng tidak pernah kehabisan stok.

B.    Integritas.
Takutlah akan Allah, orang yang jujur adalah orang yang takut akan Allah (Amsal14:2).  Orang yang melakukan pekerjaannya dengan tulus akan diberkati Tuhan (Mazmur 25:21). Pada saat kita mengalami kekurangan dan kita adalah salah seorang yang bekerja atau karyawan, baiklah kita bekerja melakukan tugas kita bukan untuk mencari perhatian atasan, tapi untuk memuliakan Tuhan, maka saya yakin promosi itu akan datang. Ketika promosi datang, kita mulai dihormati dan secara otomatis kita mendapatkan penghargaan, dengan kata lain gaji kita bertambah, semakin bertambah dan semakin diberkati Tuhan.

Jadilah orang Kristen sejati seperti yang dikatakan Eva Stuart Watt dalam bukunya “Floods on Dry Ground” yang menggambarkan tentang kejujuran yang tinggi dari seorang missionaris di Belgian, menceritakan bahwa;     “dikalangan musuh injil sekalipun, ada kekaguman diam-diam bagi mereka yang hidupnya diabdikan kepada Tuhan. Istilah Bakrustu ya kweli sering terdegar dari mulut orang-orang yang tidak mengenal Tuhan itu. Arti istilah itu adalah “orang Kristen sejati”. Di segala penjuru orang-orang Kristen dikenal sebagai manusia kebenaran dan manusia yang doanya Terjawab.  Suatu hari, pemimpin tertinggi sedang mengadili seorang kristen yang Dituduh menyembunyikan seorang tahanan Mabudu. Dipengadilan, pemimpin itu berkata kepada terdakwa, “katakan kepada saya, apakah kanu menyembunyikan orang itu?” “Tidak tuan, saya tidak menyembunyikannya.” Sambil menoleh ke prajuritnya, pemimpin itu berkata, “kamu bohong! Orang ini adalah  Bakrustu ya kweli! Dia tidak mungkin bohong.”

Saya sangat tertarik dengan cerita ini, saya belajar sesuatu bahwa mahkota seorang yang sukses adalah kejujuran dan integritas. Yusuf punya kejujuran yang tinggi dan integritas, itu sebabnya Tuhan terus mempromosikan dia, dia tidak takut dengan masa depannya, dia betul-betul mengandalkan Tuhan.

C.    Mengerti kehendak Allah.
“Setiap perubahan dalam sikap manusia terjadi lewat pengertian dan penerimaan di dalam hati. Manusia adalah satu-satunya makhluk yang dapat membentuk dan menempa kembali dirinya dengan mengubah sikapnya.”  Saya menganjurkan agar dari setiap perencanaan hidup kita maupun keuangan kita, marilah kita melibatkan Tuhan didalamnya, serahkan kepada Tuhan yang berperkara dengan hidup kita, berdoalah kepada Tuhan agar kerajaanNya datang dan memerintah dalam hidup kita serta kehendakNya disurga terjadi dalam hidup kita. Saya sangat yakin jika kita mengerti dan berjalan dalam kehendak Allah, kita tidak akan ragu untuk bertindak dan mengambil keputusan. Kita akan mengerti bahwa Tuhan tidak menginginkan kita untuk terlilit hutang dan tagihan-tagihan yang banyak. Kita akan mengetahui apakah keinginan kita adalah kebutuhan (batasi keinginan dengan kebutuhan) yang akan dipenuhi oleh Allah sesuai kehendaknya atau tidak, sehingga kita diselamatkan dari jebakan mamon.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.