Ads Top

PRIBADI ROH KUDUS

Roh Kudus, Holy Spirit
Doktrin Roh Kudus merupakan salah satu doktrin yg paling penting dalam Firman. Setiap orang percaya penting sekali utk mengetahui, memahami, menghargai, dan mengalami pribadi, karya dan pelayanan Roh Kudus dalam kehidupannya.


A. Roh Kudus bukanlah suatu pengaruh.

Roh Kudus tdk boleh dilihat sbg sekedar suatu pengaruh. Banyak orang percaya dirampas dari hubungan pribadi dgn Roh Kudus karena mereka berpikir bahwa Roh Kudus merupakan pengaruh, kuasa, atau energi yg tdk berpribadi.

Memang benar bahwa Roh Kudus mempengaruhi hidup orang percaya, dan Dia dinyatakan sebagai Kuasa Allah, tetapi pengaruh ini adalah satu Pribadi.

Ada beberapa alasan mengapa kesalahpahaman ini muncul, yaitu:

1. Roh Kudus dikatakan sbg “Roh Allah”.
Dan kata “Roh” (Yunani “Pneuma”) berarti “napas” atau “angin”, yg mengandung makna konsep kuasa yg tdk terlihat (Yes. 40:7; Yoh.3:5-8)
2. Roh Kudus disimbolkan sbg angin, air, api, minyak, meterai, atau benda2 mati lainnya.
Hal ini kelihatannya melawan fakta bahwa RK adalah satu Pribadi Allah. Namun, juga ada banyak symbol yg berhubungan dgn Anak Allah, spt domba, batu karang, dan singa, tetapi benda2 ini tdk menyangkali Anak sbg satu Pribadi Ilahi. Begitu juga simbol2 Roh Kudus tdk menyangkali Pribadi-Nya.
3. Karya Roh Kudus sepertinya begitu mistis, rahasia, dan tdk nampak.
Tetapi ini tdk-lah menyangkali Pribadi Roh Kudus karena “Allah itu Roh” (Yoh. 4:24) tetapi Pribadi ilahi yg nyata.

Alasan lain mengapa orang percaya sebaiknya tdk menganggap Roh Kudus hanyalah sebuah pengaruh atau kuasa tanpa pribadi:

1. Hal tsb bertentangan dgn ajaran Alkitab.
Alkitab menunjukkan bhw Roh Kudus adalah Pribadi ilahi.

2. Hal tsb akan menghalangi penyembahan.
Penyembahan yg sejati adalah aktivitas pribadi, sebuah alat utk hubungan pribadi.

3. Hal tsb menghalangi penghormatan yg semestinya.
Jika Roh Kudus dianggap sbg “sesuatu” dan bukan “pribadi” maka sukar bagi kita utk memberikan penghormatan layaknya kpd seorang pribadi.

4. Hal tsb akan menghalangi hubungan.
Allah rindu memiliki hubungan pribadi dengan setiap kita. Mustahil memiliki hubungan apapun dgn suatu kuasa yg tdk berpribadi. Kita harus mengenal Roh Kudus sbg teman, penolong, penghibur, dan yg tinggal di dalam kita. Dengan cara ini kita bisa memiliki hubungan secara pribadi dgn Roh Kudus.


B. Roh Kudus dinyatakan sbg satu Pribadi.

1. Roh Kudus ditunjukkan dgn kata ganti orang,
seperti “Dia” dan “Nya” (Yoh. 14:15,16,26; 15:26-27)

2. Roh Kudus dinyatakan memiliki sifat2 pribadi.
RK memiliki: Pikiran (Rm 8:27; 1 Kor. 2:10-13), Kehendak (1 Kor. 12:11), Emosi (Rm. 8:26-27; 15:30; Kol 1:8). Sifat-sifat ini tidak bisa dikenakan pada suatu pengaruh atau kuasa yang tidak berpribadi.

3. Roh Kudus dinyatakan dgn sebutan-sebutan Pribadi. Spt; Penghibur, Pembela, Penolong (Yoh 14:16,26; 15:26; 16:7)
Roh Kudus tidak bisa menggantikan Yesus secara pribadi jika Dia hanyalah suatu pengaruh tanpa pribadi. Dia datang untuk berhubungan secara pribadi dengan para murid, seperti Yesus berhubungan secara pribadi dengan murid pada saat Ia berada di bumi ini. Roh Kudus datang secara pribadi di dalam diri mereka seperti yang Yesus lakukan kepada mereka.

4. Roh Kudus mengerjakan tindakan2 Pribadi. Spt;
Roh Kudus bekerja (1 Kor. 12:11);
Roh Kudus menyelidiki (1 Kor 2:10);
Roh Kudus berbicara (Kis. 13:2; Why. 2:7; 2 Sam. 23:2; Mat. 10:20; 1 Tim. 4:1),
Roh Kudus bersaksi (Yoh. 15:26; Neh. 9:30),
Roh Kudus memberi kesaksian, (1 Yoh. 5:6);
Roh Kudus mengajar (Yoh. 14:26),
Roh Kudus mengarahkan, (Neh. 9:20);
Roh Kudus Menegur (Yoh. 16:8-11);
Roh Kudus berdoa dan bersyafaat, (Rm. 8:26);
Roh Kudus memimpin, Mat. 4:1;
Roh Kudus memimpin orang percaya kepada seluruh kebenaran, Yoh. 16:13;
Roh Kudus memuliakan Tuhan Yesus Kristus, Yoh. 16:14 ;
Roh Kudus melahirkan kembali, Yoh. 3:5,6 ;
Roh Kudus tinggal bersama manusia, Kej. 6:3;
Roh Kudus menginsafkan manusia akan dosa, Yoh. 16:8 ;
Roh Kudus mengutus pembawa-pembawa berita dari Allah, Yes. 48:16 ;
Roh Kudus memanggil manusia ke dalam pelayanan, Kis. 13:2; 20:28 ;
Roh Kudus memimpin manusia ke dalam pelayanan kepada Kristus, Kis. 8:29; 10:19; 16:6,7 ;
Roh Kudus memberikan karunia-karunia Rohani kepada anggota Tubuh Kristus, 1 Kor. 12:7-11

5. Roh Kudus dinyatakan memiliki perasaan-perasaan pribadi yang tidak bisa dimiliki oleh suatu kuada tanpa pribadi.
Roh Kudus bisa merasa didukakan, Ef. 4:30 ;
Roh Kudus bisa merasa dihina, Ibr. 10:29;
Roh Kudus bisa merasa didustai, Kis. 5:3 ;
Roh Kudus bisa merasa dihujat, Mat. 12:31-32 ;
Roh Kudus bisa merasa ditolak, Kis. 7:51 ;
Roh Kudus bisa merasa dicobai, Kis. 6:9 ;
Roh Kudus bisa merasa marah, Yes. 63:10 ;
Roh Kudus bisa merasa dipadamkan, 1 Tes. 5:9

Kesimpulan :
Roh Kudus adalah satu pribadi Allah. Dia adalah Allah yang berdiam dalam orang-orang tebusan dan bekerja di antara orang percaya untuk menggenapi kehendak Allah. Ini merupakan hak istimewa yang penuh berkat dan kemuliaan bagi orang-orang percaya untuk memiliki sukacita dan pengetahuan yang disadari akan Roh Kudus yang tinggal di dalamnya.



Sumber:
- AGENDA PERTEMUAN KOMUNITAS KELUARGA ALLAH (KOMSEL)
GSJA KEMULIAAN 25 – 31 Mei 2009

- Khotbah Pdt. Dias Pora Padang, MTh (Senior Pastor / Gembala Sidang GSJA Kemuliaan) dalam Kebaktian Raya GSJA Kemuliaan

4 komentar:

  1. Gw minta artikelnya ya...

    BalasHapus
  2. AKU PERCAYA ADANYA ROH KUDUS KARNA AKU PRNAH MRSKN ADNYA ROH KUDUS DI HIDUP QU

    BalasHapus
  3. Kita percaya pribadi Roh Kudus bekerja dalam hidup kita sekalipun kita tidak "merasa" tetapi tetap percaya akan kuasaNya yang luar biasa itu


    GSJA KEMULIAAN

    BalasHapus
  4. Waw artikel na lengkap membahas RK sbg pribadi. ijin zedotz ya.

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.