Ads Top

Gereja Sidang Jemaat Allah Di Indonesia (Assemblies Of God in Indonesia)

logo gsja, gsja, gsja kemuliaanINFO ORGANISASI
Informasi organisasi adalah sama dengan apa yang dilaporkan kepada Kantor Departemen Agama RI (Kantor Dirjen Bimas Kristen)

Nama Induk Gereja :
GEREJA SIDANG-SIDANG JEMAAT ALLAH DI INDONESIA
Disingkat GSSJA di Indonesia (untuk nama organisasi)
Disingkat GSJA (untuk penyebutan sebuah gereja lokal)

Alamat Lengkap :
Jl. Senen Raya 46, JAKARTA 10410
Telp. 021-3807454 (3807455)
Fax 021-3843200
Email: bpp@gssja.org 

Website: www.gsja.org (under construction)

Susunan Pengurus (Periode 2007-2011) :
Ketua Umum : Pdt. Izaac Kaihatu
Wakil Ketua Umum : Pdt. Stefanus Wirawan
Sekretaris Umum : Pdt. Budi Setiawan
Bendahara Umum : Pdt. Gatut Budiono
Komisaris Umum : Pdt. Suwandoko Roslim

Dasar Hukum Pendaftaran: Ditjen Bimas Kristen Departemen Agama RI
a. Nomor SK : 74 tahun 1988
b. Tanggal SK : 10 Maret 1988
c. Masa Berlaku SK : Jangka Waktu Tidak Terbatas

Aliran Organisasi: PENTAKOSTA

Badan-Badan/Yayasan/Lembaga yang dimiliki :
a. Sosial Keagamaan: tidak ada
b. Pendidikan: 14 Sekolah Alkitab
c. Lain-lain: Penerbit Gandum Mas - Malang

Pengakuan Iman Gereja Sidang Jemaat Allah

1. Alkitab adalah firman Allah yang diilhamkan dan tanpa salah; satu-satunya kaidah yang mutlak dan berwenang bagi iman dan perilaku manusia.
2. Allah adalah esa, hadir secara kekal dalam tiga oknum: Allah Bapa, Allah Putra, dan Allah Roh Kudus.
3. Tuhan Yesus Kristus :
- ilahi adanya,
- lahir dari seorang anak dara,
- hidup tanpa dosa,
- melakukan mujizat-mujizat,
- menebus manusia yang berdosa melalui kematian-Nya,
- bangkit secara badani,
- bangkit ke sorga dan dimuliakan di sebelah kanan Allah Bapa,
- akan datang kembali ke bumi dalam kuasa dan kemuliaan untuk memerintah dalam Kerajaan Seribu Tahun.
4. Oleh pelanggaran satu orang (Adam) dosa telah masuk ke dalam dunia, dan maut oleh sebab dosa; demikianlah maut telah menimpa semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa
5. Keampunan dan penyucian dari dosa hanyalah melalui pertobatan dan iman kepada kuasa penyucian darah Kristus.
6. Pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus mutlak perlu bagi keselamatan seseorang.
7. Karya penebusan Kristus di atas salib menyediakan kesembuhan bagi tubuh manusia melalui doa dan iman.
8. Pengudusan dikerjakan oleh Roh Kudus yang mendiami orang percaya.
9. Baptisan Roh Kudus menurut Kisah Para Rasul 2:4 dikaruniakan kepada orang beriman yang memohon kepada Allah.
10. Pengangkatan Gereja pada waktu kedatangan Kristus di awan-awan merupakan pengharapan yang bahagia bagi orang-orang percaya.
11. Kebangkitan tubuh bagi orang-orang percaya maupun yang tidak percaya; yang pertama untuk menerima hidup yang kekal dan yang kedua untuk menerima hukuman yang kekal.

Sejarah Singkat
Waktu Perintisan:
Gereja ini adalah kelanjutan dari “Bethel Indies Zending” yang diakui oleh yang berwajib pada tanggal 4 April 1941 dan kemudian namanya diubah menjadi “The Assemblies of God in Indonesia” yang disahkan oleh Departemen Kehakiman Republik Indonesia pada tanggal 10 Februari 1951 dengan Badan Hukum Nomor Y.A. 8/11/16 untuk jangka waktu tidak tentu.

Pendiri & Pengurus Awal
1. Pendiri adalah para misionaris Amerika Serikat bernama: Kenneth G. Short, Ralph M. Devin, Raymond Arthur Busby

2. Pengurus Awal (sebelum pindah ke pendeta nasional pada tahun 1959) adalah:

Ketua Umum : Pdt. Ralp. Mitchell Devin

Wakil Ketua Umum : Raymond Arthur Busby

Sekretaris Umum : Leonard Lanphear

Pada tahun 1959 Ketua Umum yang berasal dari pendeta nasional untuk pertama kalinya dipilih: Pdt. Soemardi Stefanus
3. Visi dan Misi Pelayanan
Misi: memberitakan Injil Tuhan Yesus Kristus dan mendirikan Sidang Jemaat-Nya berdasarkan Alkitab

Visi sampai tahun 2011: to open three hundred new city churches, to open twelve hundred new rural churches and to open twenty thousand cellgroups

Bentuk Pemerintahan Gereja
GSSJA di Indonesia (GSJA) mengadopsi gabungan antara bentuk Sinodal/Presbyterian dan bentuk Kongregasional:

Pada bentuk sinodalnya:
1. Terjadi pengangkatan seorang pendeta oleh sebuah otoritas organisasi di atasnya

2. Organisasi dapat memindahkan dan memberhentikan pendeta melalui jalur BPP - BPD

3. Adanya gereja berstatus Madya dan Pratama yang berada di bawah otoritas Badan Pengurus Daerah

Pada bentuk Kongregasionalnya:
1. Adanya gereja lokal berstatus pembina yang memiliki otoritas yang kuat di mana gereja lokal menyokong dan memilih pendetanya dan menjalankan pemerintahannya sendiri berdasarkan Peraturan rumah Tangga mereka

2. Adanya Majelis Gereja yang menjadi otoritas dalam gereja.

Hubungan Gereja Ini dengan GSJA Dunia (World Assemblies of God Fellowship)
Gereja Sidang Jemaat Allah adalah bagian dari Persekutuan Assemblies of God in the World (WAGF) yang adalah denominasi Pentakosta terbesar di dunia. Berdasarkan laporan WAGF di Portugal, GSJA dunia memiliki anggota sebanyak lebih dari 60 juta orang, di 200 negara, dengan 300.000 pelayan Injil, dan 300.000 gereja di seluruh dunia (Afrika, Asia Pacific, Eurasia, Eropah, Amerika, Amerika Latin, Karibia dan Asia bagian utara). Di Afrika sendiri terdapat sekitar 12 juta anggota, di Brazil sekitar 14-16 juta anggota, di Amerika Serikat sekitar 2,2 juta orang.


Sumber:- www.gsja.org
- www.gsjabatutulis.org

1 komentar:

  1. Tolong dlm paragraf terakhir mungkin ada salah ketik, sbb :

    Hubungan Gereja ini dgn GSJA Dunia (World Assemblies of God Felloship)
    Gereja Sidang Jemaat Allah adalah bagian dari Persekutuan Assemblies of od in the World (WAGF)....mungkin yg salah ketik adalah............
    ...od..... yang seharusnya God.... jadi seharusnya mungkin sbb :

    Persekutuan Assemblies Of God in the World (WAGF).

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.