Ads Top

Kebangkitan yang Membangkitkan

Kebangkitan, MembangkitkanYesaya 60:1; Luk 24 : 13 - 35.
Semua orang sedang membicarakan tentang hilangnya mayat Yesus dari dalam kubur. Semua mas media serta berita yang tertular dari mulut kemulut menyatakan bahwa Yesus yang menerima hukuman mati di salib, telah dikuburkan dan sekarang mayatnya hilang. Berita hilangnya mayat Yesus berasal dari kebohongan yang di buat oleh para Imam dan kerjasamanya dengan para penjaga serta para pemburu berita saat itu (Matius 28:11-15). Ada berita-berita yang sangat memojokkan keselamatan para murid yaitu berita yang memuat bahwa mayat Yesus dicuri oleh para murid-Nya sendiri(Matius 28:11-15)

Ada juga berita yang menyatakan bahwa hilangnya mayat Yesus sebagai bukti bahwa Yesus tidak pernah benar-benar mati, Yesus hanya mati suri dan itu sebabnya Dia dapat membebaskan diriNya sendiri.

Berita ini sampai kepada para murid. Anehnya adalah di antara para murid, ada seorang yang bernama Thomas, yang tidak mempercayai bahwa Yesus benar-benar bangkit dan telah menyatakan diriNya kepada sebahagian murid. (Yoh 20:24-29)

Pada saat itu dengan kesederhanaan komunikasi, para murid sepakat untuk berkumpul di Emaus untuk membicarakan berita yang sangat menghebohkan itu. Pengalaman yang menakjubkan yang dicatat dalam kitab Lukas, saat dua orang murid menuju Emaus yang ditempu dengan jarak + 10 kilo meter (7 mil) adalah kemunculan Yesus di antara mereka. Perjalanan itu tentunya membutuhkan energy, kemungkinan lapar dan haus yang hebat. Tapi karena munculnya Yesus di antara mereka, serta semangat keinginan membahas tentang kebangkitan itu, mereka dapat tiba di Emaus sebelum mata hari terbenam.

Dan kitab Lukas mencatat apa yang dirasakan oleh kedua murid saat kemunculan Yesus sementara menuju Emaus, “bukankah hati kita berkobar-kobar, ketia Ia berbicara dengan kita di tengah jalan..?” ayat ini menggambarkan bagaimana kehadiran Yesus dapat menghapuskan semua rasa letih, lelah serta rasa lapar dan haus mereka. Bahkan kedua murid itu mengakui ada kekuatan, ada semangat yang baru, semangat yang berkobar-kobar serta sukacita besar dalam hati mereka.

Sungguh ini adalah sebuah “Kebangkitan yang membangkitkan. Kebangkitan yang memberi semangat baru, kebangkitan yang menghapuskan kejenuhan, rasa lapar dan haus yang tak tertahankan.

Biarlah kiranya juga kebangkitan Yesus dapat membangkitkan semangat baru kita. Kebangkitan Yesus membuat hati kita tetap berkobar-kobar dan memberi sukacita yang tak terkira.

Bukankah perjalanan hidup kita masih panjang?..bukankah kita masih harus melewati banyak hal dalam memperjuangkan hidup ini?.. dan bukankah kita masih harus mempertahankan kaki kita yang mungkin mulai lelah oleh karena banyaknya himpitan hidup, berbagai masalah yang muncul dari dalam atau dari luar diri kita?...
Mari! Kita harus tetap berjalan…dan…berjalan…sampai di tujuan kita.

Undang dan sertakan Yesus dalam perjalanan hidupmu. Dan lihatlah semangat, sukacita serta hati yang berkobar-kobar akan di berikan-Nya bagimu, sehingga tanpa kita sadari kemenangan telah kita terima.

Selamat berjuang bersama kebangkitan-Nya. Amen GBU (JS)


Sumber: Renungan Warta Jemaat GSJA "Kemuliaan"
Penulis: Pdt. Jonner Sirait, M.A

1 komentar:

  1. “bukankah hati kita berkobar-kobar, ketika Ia berbicara dengan kita di tengah jalan..?”

    Hm, masih berkobar gk skg?

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.