Ads Top

X-Mas Tree - Pohon Natal

Lebih populer dengan nama X-Mas Tree. Biasanya menggunakan pohon cemara, digantungi dengan berbagai macam rupa-rupa hiasan dan lilin. Kisahnya konon dimulai pada abad ke 8, ketika Santo Bonifasius dari Inggris datang ke Jerman sebagai pekabar Injil. Bonafasius melihat seorang anak kecil akan digantung di pohon ek untuk dipersembahkan kepada para dewa. Ia menyelamatkan anak itu. Lalu Bonafasius memotong sebatang pohon cemara kecil dan diberikannya kepada orang-orang itu sebagai lambang kehidupan.

Ada pula kisah tentang Martin Luther yang menebang pohon cemara pada bulan Desember 1540. Ia memasang beberapa lilin di pohon itu pada hari Natal sebagai lambang terang dan hidup sebab pohon cemara tetap hidup dan hijau walaupun di tengah musim dingin. Kemudian memasang pohon terang diperkenalkan oleh Pangeran Albert, suami ratu Victoria, di Inggris dan dari situ meluas ke seluruh dunia. *

Kita suka memasang pohon terang, menghias dan melihatnya. Suasana akan tampak indah dan penuh semarak jika ada pohon terang. Namun yang menjadi pertanyaan adalah apakah hidup kita bisa berfungsi layaknya pohon terang yang menerangi kegelapan? Pohon natal adalah lambang kehidupan, apakah kita juga bisa membagikan kehidupan bagi sesama kita? Apakah kita bisa menghidupkan kembali mereka yang merasa putus asa, terpuruk dalam kegagalan dan yang sudah hilang harapan? Indah, jika hidup kita seperti pohon terang.

Dari: http://www.renungan-spirit.com

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.