Ads Top

Membantu Anak dalam Menemukan Arti Natal yang Sesungguhnya

Natal! Kata itu sendiri telah mencerminkan perasaan sukacita yang luar biasa. Di setiap tempat ada banyak hal yang mengingatkan tentang hari yang menggembirakan ini. Namun pastikan bahwa anak- anak mengetahui apa arti sebenarnya dari sukacita Natal tersebut.

Kebanyakan anak-anak saat ini hanya mengetahui bahwa hari Natal adalah hari dimana mereka mendapatkan hadiah-hadiah. Bagaimana guru SM dan orangtua menolong anak-anaknya untuk menyadari bahwa Natal merupakan suatu perayaan penghormatan kepada Allah karena Dia sudah menyatakan kasih-Nya melalui kelahiran Yesus?

Banyak aktivitas-aktivitas sederhana yang dapat dilakukan oleh guru dan orangtua untuk membantu anak merasakan makna Natal yang sesungguhnya. Beberapa cara berikut ini dapat Anda pakai sehingga aspek-aspek Natal yang spiritual dan alkitabiah bisa memberikan arti yang dalam dan menarik bagi anak-anak.

1. Bantu anak Anda untuk mengetahui fakta-fakta sederhana dari kelahiran Yesus seperti yang tertulis dalam Alkitab.
a. Bacakan kisah Natal pertama kepada anak-anak dari kisah Alkitab atau dari versi Alkitab yang mudah dimengerti anak-anak.
b. Kunjungi toko buku Kristen di kota Anda dan pilih buku- buku/video yang menarik bagi anak-anak Anda.

2. Kelahiran Yesus merupakan "hadiah kasih" yang terindah dari Allah. Oleh karena itu di masa Natal ini bantulah anak-anak untuk bisa merasakan kasih yang sesungguhnya.
a. Anak-anak akan cenderung meniru apa yang dilihat dan dirasakannya. Jika Anda ingin anak-anak dan murid Anda meniru dan merasakan "kasih" dalam kehidupannya, peliharalah perasaan sukacita, kasih, dan ucapan syukur dalam diri anak-anak.
b. Hindari (sebanyak mungkin) kesibukan dan urusan Natal yang membuat anak-anak merasa kesepian atau "ditinggalkan".
c. Ucapkanlah syukur untuk kehadiran setiap anak dalam rumah Anda.
d. Perlibatkan kepada anak apa rencana-rencana keluarga untuk menyatakan kasih kepada Yesus dengan cara saling memperhatikan dan mengasihi, antara lain:
- Membuat kue-kue untuk keluarga yang lebih tua, para penghuni panti jompo, dsb.
- Mengirim kartu kepada teman-teman.
- Merencanakan suatu kejutan untuk kakek dan nenek.
- Memberikan makanan atau barang-barang kebutuhan pribadi kepada suatu tim misi, dsb.

3. Bantu anak Anda untuk mengekspresikan sukacita dan kasih mereka.
a. Libatkan anak Anda dalam membuat dekorasi-dekorasi Natal, makanan Natal, hadiah-hadiah Natal, dan kartu-kartu Natal untuk anggota keluarga dan teman-teman.
b. Pancarkan kebahagiaan Anda kepada anak saat Anda menyanyikan lagu-lagu Natal. Cari dan ajarkan lagu-lagu Natal kepada mereka. Untuk orangtua, pelajari lagu-lagu Natal yang dipelajari anak-anak Anda di Sekolah Minggu sehingga Anda dapat menyanyikannya bersama di rumah.
c. Gunakan waktu-waktu yang tepat untuk menceritakan tentang Allah dan dorong anak-anak untuk mengucap syukur serta memuji Allah.

4. Jelaskan mengenai Sinterklas dengan pandangan/perspektif yang benar.
a. Hindari untuk menganggap Sinterklas sebagai tokoh yang benar- benar nyata. (Jelaskan bahwa legenda Sinterklas kemungkinan didasarkan pada kehidupan St. Nicolas yang mengasihi Allah dan suka memberi kepada kaum miskin. Anda dapat berkata, "Membicarakan tentang Sinterklas sungguh menyenangkan, dan akan lebih baik lagi jika kita membicarakan tentang Yesus yang mengasihi kita sejak dulu sampai selamanya.")
b. Hindari pertanyaan "Hadiah Natal apa yang diberikan Sinterklas padamu?" dan pernyataan "Bersikaplah manis untuk Sinterklas."
c. Ketika anak Anda ingin membicarakan tentang Sinterklas, beri dia kesempatan dan dengarkan dengan penuh perhatian. Lalu katakan, "Sungguh menyenangkan. Sinterklas menganggap dirinya sebagai kawan yang menyenangkan."
d. Tekankan arti Natal secara jelas dengan seringkali mengatakan, "Natal adalah saat yang membahagiakan karena Natal adalah 'Hari Ulang Tahun Yesus'."
e. Buatlah sebuah roti ulang tahun untuk Yesus. Anak-anak akan lebih memahami bahwa Natal adalah ulang tahun Yesus, maka harus ada roti ulang tahun! Nyanyikan lagu "Selamat Ulang Tahun" untuk Yesus dan rencanakan bersama-sama apa yang dapat keluarga Anda berikan kepada-Nya sebagai hadiah tanda kasih.

Sumber: lead.sabda.org

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.