Ads Top

Jangan Kehilangan Kesempatan Terakhirmu!!

Mazmur 90:12
Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.

Sepuluh aturan menuju hidup yang lebih berbahagia:
1. Berbagi;
2. Melakukan kebaikan;
3. Selalu mengucap syukur;
4. Bekerja penuh semangat;
5. Mengunjungi orang tua dan belajar dari pengalaman mereka;
6. Memandang lekat-lekat wajah seorang bayi dan mengaguminya;
7. Sering tertawa adalah minyak pelumas hidup;
8. Berdoa untuk mengetahui jalan Tuhan;
9. Membuat rencana seperti Anda akan hidup selamanya dan itu pasti;
10. Hidup seakan-akan hari ini adalah hari terakhir hidup Anda di muka bumi.

Kutipan dari buku Renungan Harian (Our Daily Bread) edisi Januari 2007 itu sangat menyentuh hati. Ada satu pelajaran teramat penting yang bisa kita dapatkan dari sepuluh aturan tersebut, terutama nomor 10, yakni tentang hidup seolah-olah hari ini adalah hari terakhir hidup Anda.

Ada satu kisah tentang seorang wanita karier yang kabarnya hingga kini masih stress berat karena ia selalu menolak permintaan anaknya untuk dimandikan olehnya.

Ceritanya, selama beberapa waktu, setiap pagi sebelum ia berangkat ke kantor, anaknya yang masih kecil itu selalu meminta untuk dimandikan. Setiap kali permintaan itu dilontarkan, selalu terdengar jawaban yang sama, "Mama sibuk. Mama harus kerja keras mencari uang supaya kamu bisa dapat makanan, rumah, mainan, sekolah dan segalanya yang terbaik. Mama kan sudah sewa dua pembantu khusus untuk mengurus kamu. Jadi, kenapa harus mama yang mandiin kamu?"

Meski ‘lagu' yang didendangkan ibunya selalu sama, sang anak tetap meminta untuk dimandikan. Hal ini terjadi selama berminggu-minggu dan ibunya tetap tidak mau memandikannya. Suatu hari anak ini kena demam berdarah dan beberapa waktu kemudian meninggal. Kali ini, dengan berlinang air mata, sang ibu memandikan bukan lagi anaknya melainkan jenazahnya. Oh, betapa menyedihkan! Benar kata orang bijak. Terkadang hal-hal kecillah yang kerap membuat penyesalan terbesar di hati kita.

Tidak ada yang pernah tahu kapan kita akan dipanggil. Tidak ada juga yang tahu kapan orang-orang yang kita kasihi akan dipanggil.

Dari kisah sederhana tersebut, kita belajar satu hal penting bahwa benar tips untuk menjadi lebih berbahagia adalah dengan menganggap hari ini adalah hari terakhir hidup kita di dunia ini. Namun di sisi lain juga benar jika hari ini bisa kita anggap sebagai kesempatan terakhir untuk menunjukkan kasih kita kepada orang-orang yang dekat di hati kita.

Seorang bijak pernah berkata, "Salah satu cara terbaik menunjukkan kasih kita kepada mereka yang telah tiada adalah dengan mengasihi orang-orang yang masih hidup, khususnya orang-orang yang dekat di hati kita." Sebuah nasihat yang amat berharga!

Jadi selagi masih ada kesempatan, lakukanlah yang terbaik dan jadilah diri kita yang terbaik karena kita tidak pernah tahu kapan hari itu akan tiba.

Kasihilah orang-orang yang paling dekat di hati kita seolah-olah hari ini adalah hari terakhir, entah bagi kita atau bagi mereka. Toh, tidak ada salahnya menganggap ini adalah hari terakhir jika kita bisa memperoleh banyak manfaat positif darinya. Bagaimana menurut Anda?

Sumber: www.jawaban.com

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.