Ads Top

Asal usul Lagu Silent Night

silent night, holy night
All is calm, all is bright
Round yon Virgin Mother and Child
Holy Infant so tender and mild
Sleep in heavenly peace
Sleep in heavenly peace
Silent night, holy night!
Shepherds quake at the sight
Glories stream from heaven afar
Heavenly hosts sing Alleluia!
Christ, the Saviour is born
Christ, the Saviour is born

Silent night, holy night
Son of God, love’s pure light
Radiant beams from Thy holy face
With the dawn of redeeming grace
Jesus, Lord, at Thy birth
Jesus, Lord, at Thy birth
Lagu malam kudus ini berasal dari sebuah desa kecil di daerah pegunungan Austria. Ceritanya berawal dari pergumulan jemaat Desa Oberndorf dengan orgel yang rusak karma aksi Micky dan Minie mouse. So…dipanggillah seorang tukang orgel untuk memperbaikinya, tapi upaya tersebut tidak terselesaikan menjelang natal tahun 1818 dan parahnya lagi bagian orgel yang sedang diperbaiki berserakan di lantai ruang kebaktian dan dulit diganggu. Konsekuensinya perayaan natal tahun 1818 jemaat tersebut harus mencari tempat lain.

Untungnya ada seorang kaya pemilik kapal yang mempunyai rumah besar di desa itu. Dia mengundang jemaat tersebut untuk merayakan natal di rumahnya. Sebagai gembala, Josef Mohr juga diundang. Perayaan natal 23 des 1818 berjalan indah. Usai acara itu, Pdt.Mohr tidak langsung pulang, Ia mendaki sebuah bukit kecil dekat desa dan dari puncak bukit ia memandang jauh ke bawah. Ia melihat desa obendorf di lembah, disinari cahaya bintang yang gemerlapan. Indah sekali… di tengah kekudusan..di tengah kesunyian malam.

Sesampai di rumah, Pdt.Mohr yang belum mengantuk, menyalakan lilin dan ia menulis sebuah syair tentang apa yang baru saja dia lihat dan rasakan di malam itu. Keesokan harinya, Pdt.Mohr pergi ke rumah Franz Xavier Gruber, kepala sekolah di desa Arnsdorf, 3 km dari desa obendorf. Franz Gruber ini seorang pemimpin musik di gereja yang dilayani oleh Josef Mohr. Pdt.Mohr memberi syair barunya sambil berkata ini hadiah natal untukmu. Baru ku buat semalam, mungkin kamu dapat membuat melodinya

Pada sore harinya, tukang orgel sudah selesai membersihkan ruang kebaktian dari bagian2 orgel yang berserakan. Gereja dapat digunakan, namun orgel belum bisa digunakan. Penduduk desa berkumpul merayakan malam natal. Dalam perayaan natal diumumkan akan ada sebuah lagu natal yang baru.

Franz Gruber sudah membuat aransemen khusus untuk lagu ciptaannya dengan dua suara untuk diiringi oleh gitar dan koor. Mulailah dia memetik gitar lalu menyanyi dengan suara basnya, sementara Pdt.Mohr menyanyi dengan suara tenornya, sementara paduan suara gereja memadukan suaranya dengan duet itu pada saat tertentu.

Itulah pertama kalinya lagu malam kudus dinyanyikan pada malam natal 24 des 1818.

Dari desa kecil obendorf, lagu natal baru itu mulai terebar ke daerah lain dan orang pertama yang menyebarkan lagu itu adalah tukang orgel yang juga ikut dalam kebaktian malam natal. Tukang orgel itu mengingat-ingat not2 dan mengulang-ulang kata2nya dan akhirnya lagu itu tetap tinggal dalam ingatan. Saat ia selesai memperbaiki orgel dan meninggalkan obendorf, tukang orgel itu mampir ke rumah keluarga Strasser, seorang pembuat sarung tangan, yang mempunyai 4 anak gadis cilik yang sangat berbakat dalam bidang musik. Nah kepada Strasser sisters ini tukang orgel menyanyikan lagu natal yang baru dan sejak saat itu Strasser sisters menyanyikan lagu tersebut dalam setiap acara dimana mereka diundang termasuk ketika mereka diundang nyanyi oleh seorang pemimpin konser terkenal dalam sebuah pertunjukkan yang juga dihadiri oleh Raja dan Ratu Saksen.

Sang raja yang saat itu mendengar, ingin mengetahui siapa penciptanya, yang saat itu tidak ada yang mengetahui siapa pengarang lagu tersebut hingga suatu hari raja mengirim seseorang untuk menyelidiki asal usul lagu tersebut. Orang suruhan raja hamper putus asa karma dia tidak menemukan pengarangnya. Hingga suatu hari suruhan raja kebetulan mendengar seekor burung peliharaan yang sedang bersiul melantunkan lagu tersebut.

Sang utusan bahkan sampai pergi ke pegunungan Austria untuk menyelidiki orang tersebut. Si utusan berpikiran bahwa ia akan menemukan lagu2 tersebut di antara naskah karangan Johan M. Haydn, seorang komponis terkenal dari Austria. Tapi sayangnya pencarian tersebut gagal. Tetapi apa yang telah dilakukan oleh si utusan sang raja memancing rasa ingin tahu dari penduduk setempat. Seorang pemimpin koor anak2 merasa bahwa ia pernah tahu bahwa salah seorang muridnya pernah melatih seekor burung peliharaan. Sang pemimpin kor tersebut meniru suara burung tersebut sambil melagukan lagu malam kudus. Seketika itulah muncul seorang anak laki2 bernama Felix Gruber anak Franz Gruber. Demikianlah seorang bocah dan seekor burung turut berperan dalam menyatakan kepada dunia siapa sebenarnya pengarang lagu natal dari desa di gunung itu. 

Lebih dari satu abad kemudian, malam kudus menjadi milik orang Kristen di seluruh dunia

Lalu bagaimana kisah hidup kedua pencipta lagu tersebut?

Josef Mohr hidup dari tahun 1772 sampai 1848, sedangkan Franz Gruber hidup dari tahun 1787 sampai tahun 1863. Mereka terus melayani Tuhan dengan berbagai cara. Gereja kecil di desa Obendorf itu dilanda banjir banding pada tahun 1899 hingga hancur. Dikemudian hari dibangunlah gedung gereja yang baru di sana. Di dalamnya ada pahatan dan marmer dan perunggu yang mengingatkan orang2 akan lagu malam kudus. Pahatan itu menggambarkan Pdt.Mohr yang bersandar di jendela melihat keluar, tangannya dilekukan ke telinganya. Ia tersenyum sambil mendengar suara anak2 yang sedang bernyanyi. Di belakangnya berdiri Franz Gruber sambil memetik gitar.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.