Ads Top

Berkat Penguasaan Diri

Galatia 5:21, Mazmur 34:13-15

Pada malam tgl 8 Okt 1817 wanita bernama O’Leary menyalakan sebuah lampu minyak kecil dan membawanya ke kandang agar ia dapat memerah susu sapinya. Sapi itu menendang lentera tersebut dan dengan cepat nyala api dari sumbu yang menyala itu merambat ke seluruh kandang ketika angin yang kuat meniupnya. Api tersebut mengamuk selama lebih dari 24 jam, memusnahkan distrik pusat perdagangan kota Chicago, dan menghancurkan 17.450 bangunan didaerah yang meliputi 3 ½ mil persegi. Sedikitnya 300 orang terbunuh, 90.000 menjadi tuna wisma, dan 200 juta dolar harta benda hancur. Semuanya hanya karena sebuah lampu yang bernyala kecil ditendang oleh seekor sapi.
Api sangat diperlukan dan memiliki banyak kegunaan di rumah dan pabrik-pabrik kita jika api itu dikuasai dengan baik. Tetapi jika api tidak dapat dikuasai, ia menjadi musuh yang jahat yang membinasakan semua yang disentuhnya. Penguasaan yang tepat sangat penting dalam menggunakan api sebagai sumber energy yang besar. Demikian juga dengan hidup kita, penting sekali penguasaan diri. Alkitab bahasa Inggris 'selfcontrol' artinya kemampuan untuk mengontrol diri sendiri. Setidaknya ada 3 bagian orang yang dapat menguasai diri dalam hidupnya, menurut Mazmur 34:13-15.Rata Penuh
Pertama, orang yg dapat menguasai diri dalam hidupnya; "mereka menikmati umur panjang". Henokh dan Elia tidak pernah mati secara manusia.. mereka langsung di angkat ke surga. Tidak mati sampai sekarang.. langsung ada di surga. Henokh dan Elia merupakan orang yang bergaul karib dengan Tuhan. Mereka selalu hidup berdasarkan tuntunan Tuhan dalam pergerakan hidupnya. Mereka tidak membiarkan diri mereka masuk dalam perangkap lepas kendali. Justru mereka membuat diri mereka berada dalam kendali Tuhan. Tuhan juga mau kita mendapatkan umur panjang dengan selalu menyerahkan hidup kepada control Tuhan. Memang ada orang yang umur panjang tapi tidak dalam Tuhan tapi apalah artinya umur panjang jika tidak menikmatinya. Jika kita dapat mengontrol diri kita maka Tuhan membuat kita dapat menikmati umur panjang.

Yg kedua, orang yg menguasai diri, "kehidupan mereka terus menikmati yang baik". Sudah panjang umur.. juga menikmati yg baik. Puji Tuhan ini menjadi bagian kita orang percaya dalam Tuhan. Karena kita berserah kepada Tuhan maka tindakan kita dituntun kepada arah yang baik. Arah yang baik itu hanya diketahui oleh Tuhan tapi kita percaya Tuhan punya rencana masa depan yang luar biasa untuk hidup kita. Segala sesuatu mendatangkan kebaikan bagi orang yang mengasihi Tuhan

Yg ketiga, orang yang dapat menguasai diri dalam hidupnya “mendapat perdamaian". Yesus katakan: siapa yg mencari mereka mendapatkan. Di dunia ini damai semakin langka saudara. Damai itu harus diusahakan karena kadang damai susah dicari, seperti ada lagu 'Ke gunung tinggi kunaik-naik mencari damai.. ke lembah curam kuturun-turun mencari damai.. namun akhirnya damai tiada kudapati juga..kecuali hanya didalam Yesus tuhan'. Buat mereka yg dalam hidupnya menambahkan selalu penguasaan diri, mereka menemukan kedamaian. Ada banyak berkat yang bisa kita dapatkan kalau ada damai sejahtera. Dalam Amsal dikatakan, “orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota”. Alangkah indahnya bila saudara seiman hidup rukun dan damai. Sebab disanalah Allah memerintahkan berkat (Maz 133:1-4). (Maz 85:10 -13) Kasih dan kesetiaan akan bertemu, keadilan dan damai sejahtera akan bercium-ciuman. Kesetiaan akan tumbuh dari bumi, dan keadilan akan menjenguk dari langit. Bahkan TUHAN akan memberikan kebaikan, dan negeri kita akan memberi hasilnya. Itulah berkat karena ada damai sejahtera.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.