Ads Top

KAITAN ORANG PERCAYA DAN IMANNYA

Alkitab banyak berbicara tentang iman dan orang percaya. Ini berarti sesuatu yang sangat penting untuk diketahui oleh setiap orang percaya. Mengapa? Karena iman sangat berperan penting di dalam kehidupan setiap orang percaya.


Oleh karena iman sangat berperan penting di dalam kehidupan setiap orang percaya, maka pada saat ini kita akan belajar mengenai kaitan orang percaya dengan “iman.”
1.    Orang percaya dibenarkan (dijadikan benar) oleh karena iman, Roma 3:28.

Di dalam Roma 3: 23 dikatakan bahwa “semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah.” Ini berarti di hadapan Allah, tidak ada seorang pun yang benar, tetapi semua orang telah berdosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah.

Selanjutnya di dalam Roma 6:23 dikatakan bahwa “upah dosa ialah maut.” Itu berarti oleh karena semua manusia telah berdosa maka akibatnya menusia sudah berada di dalam maut, hal ini sebagai upah dari dosa. Supaya manusia menjadi benar dihadapan Allah, maka Allah sudah menyediakan jalan yaitu Kristus Yesus yg telah ditentukan menjadi jalan pendamaian melalui darah Kristus yang dicurahkan di kayu salib, dan setiap orang harus percaya atau beriman terhadap karya Kristus dan menerima Kristus di dalam hatinya, Roma 3:25; Roma 6:23; Roma 10:9-10.

Jadi manusia tidak dibenarkan di hadapan Allah karena perbuatan baiknya tetapi karena imannya kepada karya Kristus yaitu mulai dari penderitaan-Nya sampai kepada kenaikan-Nya kesorga. Perbuatan baik yang dilakukan oleh orang2 percaya sebagai bukti bahwa mereka sudah diselamatkan dan juga sebagai ucapan syukur kepada Allah atas kasih karunia-Nya di dalam Yesus Kristus.

2.    Orang percaya diperintahkan supaya berjuang untuk mempertahankan iman, Yudas 3.

Selanjutnya kaitan orang benar dengan iman yaitu bahwa setiap orang percaya diperintahkan supaya berjuang untuk mempertahankan imannya di dalam Kristus Yesus.  Berjuang berarti “berlaga” untuk mempertahankan sesuatu.

Hal ini berarti setiap orang percaya harus berlaga dengan iblis untuk mempertahankan iman kepada Kristus Yesus. Dalam berlaga dibutuhkan segala daya upaya supaya bisa mempertahankan iman di dalam Kristus Yesus. Daya upaya disini mencakup pemahaman yang benar thd doktrin atau ajaran Kristen serta aplikasi doktrin tsb di dlm kehidupan keseharian.

Di dalam Yudas 4 dijelaskan bahwa Iblis memakai tipu daya melalui orang2 yang menyelusup yang menyalahgunakan kasih karunia Allah untuk melampiaskan hawa nafsu mereka. Artinya, mereka tidak mau mengikuti dan tunduk kepada aturan Kristus, mereka menjadi orang Kristen tetapi hidup menurut kemauan mereka. Mereka menyangkal Kristus melalui perbuatan atau tingkah laku mereka yang hidup menurut kemauan mereka sendiri, dah hal ini mendatangkan perpecahan di dalam gereja. Dalam hati mereka berkata: walaupun saya tidak mengikuti aturan Kristus, saya tetap diberkati kok…jadi untuk apa hidup sesuai dgn aturan Kristus? Yudas17-19.

Itulah sebabnya setiap orang percaya diperintahkan supaya berjuang atau berlaga terhadap setiap tipu muslihat iblis untuk mempertahankan imannya, jika tidak maka ia akan terseret oleh perbuatan2 keji dari orang2 kristen munafik.


3.    Orang percaya diperintahkan untuk membangun imannya, Yudas 20.

Setelah orang percaya berjuang untuk mempertahankan imannya, maka ia juga harus membangun imannya senantiasa. Roma 10:17 mengatakan bahwa “iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.”

Jadi bagaimana seorang percaya dapat membangun imannya sehingga menjadi kuat? Tidak ada jalan lain harus senantiasa mendengarkan, merenungkan, memperkatakan dan melakukan Firman Allah, Matius 7:24-27.

Itu berarti setiap orang percaya harus mengikuti pola jemaat/gereja mula2. Penyebab dari iman  jemaat/gereja mula2 sangat kuat adalah karena mereka melakukan: pertama, mereka berkumpul di bait Allah untuk mendengarkan Firman Allah, kemudian mereka berkumpul di rumah2 untuk sharing dan menerapkan Firman Allah dengan tulus hati, Kis, 2:41-47.  Sebagai akibatnya, walaupun ada aniaya mereka tidak takut. Kenapa? Karena iman mereka sudah dibangun sehingga menjadi kuat atau kokoh atau teguh.

Jika kita ingin iman kita kuat sehingga gereja membawa dampak dan walaupun datang hujan, banjir dan  angin melanda iman kita tetapi iman kita tetap tidak roboh maka kita harus membangun iman kita dan supaya iman kita bisa dibangun maka kita harus belajar dari kehidupan gereja/jemaat mula2.

Kesimpulan    :


Jadi kaitan orang percaya dengan iman yaitu orang percaya dibenarkan karena iman, diperintahkan supaya berjuang mempertahankan iman dan diperintahkan uantuk membangun iman.




Sumber:
WARTA  KOMSEL GSJA KEMULIAAN, Tertanggal 30 Juli 2006

1 komentar:

  1. This is a nice posting of knowing God. I like this information. Many people might be like this as well. Praise The Lord , btw anyone may see also Renungan Harian

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.